Mahasiswa STIT Ihsanul Fikri Pabelan Gelar Workshop “Pengembangan Bakat Mahasiswa Melalui Dakwah Digital” Bersama Ustadz Hammad Rosyadi

Pabelan, 15 Februari 2025 – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ihsanul Fikri Pabelan kembali menunjukkan semangat kreatif dan inovatif melalui kegiatan Workshop bertajuk “Pengembangan Bakat Mahasiswa Melalui Dakwah Digital” bersama Ustadz Hammad Rosyadi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STIT Ihsanul Fikri dan bertempat di Aula Kampus 01 STIT Ihsanul Fikri Pabelan.


Workshop ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi, khususnya Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) serta Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dakwah di era digital sekaligus menggali dan mengembangkan potensi serta bakat yang dimiliki mahasiswa dalam bidang komunikasi, public speaking, content creation, dan media sosial.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua DEMA STIT Ihsanul Fikri yang menegaskan pentingnya mahasiswa untuk adaptif terhadap perkembangan zaman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa dakwah saat ini tidak hanya dilakukan di mimbar masjid, tetapi juga melalui platform digital seperti Instagram, YouTube, TikTok, dan podcast yang mampu menjangkau audiens lebih luas.


Ustadz Hammad Rosyadi dalam pemaparannya menekankan bahwa dakwah digital bukan sekadar membuat konten, tetapi bagaimana menyampaikan nilai-nilai Islam dengan pendekatan yang kreatif, relevan, dan menyentuh hati generasi muda. Ia juga membagikan pengalaman pribadinya dalam membangun personal branding sebagai dai muda di media sosial, mulai dari konsistensi, manajemen konten, hingga pentingnya menjaga adab dan etika dalam berdakwah di ruang digital.


“Mahasiswa hari ini memiliki peluang besar untuk menjadi agen perubahan melalui media digital. Jangan hanya menjadi penonton, tapi jadilah pencipta konten yang membawa kebaikan,” ungkapnya dalam sesi motivasi yang disambut antusias oleh peserta.


Workshop berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan seputar strategi membangun audiens, teknik berbicara di depan kamera, hingga cara mengatasi rasa kurang percaya diri saat memulai dakwah digital. Beberapa peserta juga berbagi pengalaman mereka dalam mengelola akun media sosial bertema edukasi dan keislaman.


Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan praktik langsung mengenai teknik dasar pembuatan konten dakwah, mulai dari menentukan tema, menyusun script singkat, teknik pengambilan gambar sederhana, hingga tips editing dasar menggunakan aplikasi yang mudah diakses mahasiswa. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh dosen dan civitas akademika STIT Ihsanul Fikri yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya pengembangan soft skill mahasiswa. Melalui workshop ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, DEMA STIT Ihsanul Fikri berharap mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah yang produktif dan inspiratif. Workshop ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun generasi mahasiswa yang kreatif, adaptif, dan berkontribusi aktif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam melalui media digital.


Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan bakat dan potensi mahasiswa, sekaligus memperkuat peran kampus dalam mencetak generasi pendidik dan dai yang profesional serta berkarakter.

Similar Posts

STIT Ihsanul Fikri Magelang hadir sebagai ruang akademik yang memadukan nilai keislaman humanis dengan pendekatan pembelajaran yang dialogis dan inklusif

More Information